Sabtu, 09 Februari 2013

" HATI-HATI DENGAN LIDAHMU "


Lidah kita ini tajam ibarat sebuah
pisau, karena itu kita harus berhati-
hati menggunakannya. Manfaat
sebuah pisau sangat bergantung di
tangan siapa pisau tersebut berada.
Pada dasarnya pisau berfungsi untuk mengupas atau memotong
sayur, buah-buahan dan
sebagainya. Namun jika kita tidak
berhati-hati, pisau bisa saja melukai
dan menyakiti kita sendiri atau
orang lain. Tuhan menciptakan lidah untuk tujuan yang positif, dan
pada saatnya Dia akan meminta
pertanggungjawaban dari tiap-tiap
kita.

Apa yang harus kita
pertanggungjawabkan di hadapan
Tuhan berkenaan dengan lidah atau
ucapan kita? Ialah bagaimana kita
menggunakan lidah kita setiap hari.
Apakah perkataan kita sudah menjadi berkat bagi orang-orang
yang ada di sekitar kita? Berapa
jiwa yang sudah kita menangkan
melalui perkataan kita? Ataukah
banyak orang menjadi terluka
karena lidah kita yang tajam, perkataan kita sangat kasar, pedas
dan menyakitkan? Apakah lidah kita
selalu menggemakan kata-kata
negatif dan kutuk? Tuhan
menghendaki agar dari lidah kita
keluar kata-kata berkat yang menguatkan semangat orang lain
sehingga kita menyelamatkan
mereka dari keputusasaan dan
kekecewaan. Hati-hatilah dengan
lidah kita, karena bila salah
menggunakannya akan sangat berbahaya. Alkitab mengingatkan
kita tentang lidah yang berbahaya,
di antaranya lidah yang tidak
dikekang. "Jikalau ada seorang
menganggap dirinya beribadah,
tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-
sialah ibadahnya." (Yakobus 1:26).
Adalah percuma kita rajin ibadah ke
gereja atau persekutuan jika kita
tidak bisa mengekang lidah kita dari
ucapan-ucapan yang jahat. Selain itu lidah juga bisa 'membunuh' orang
lain (baca Yeremia 9:8); lidah yang mengacaukan: suka memfitnah,
mengadu domba atau menipu (baca Mazmur 52:6); lidah yang bercabang (Amsal 10:31).

Bila kita menyadari betapa
berbahayanya lidah, kita pun harus
berhati-hati. Bagaimana kita
menggemakan lidah itu sangat
mempengaruhi kehidupan
kekristenan kita. Kita harus melatih lidah kita agar selaras dengan
firman Tuhan: selalu bersih, selalu
menjadi berkat dan menyenangkan
hati Tuhan.

Mari pergunakan lidah untuk
meluaskan kerajaanNya di bumi:
untuk bersaksi, menaikkan pujian
bagi Tuhan, memberikan firmanNya;
bukan untuk perkara sia-sia..!!


IMMANUEL
JESUS BLESSING

Tidak ada komentar:

Posting Komentar