Jumat, 08 Februari 2013

TUHANkah YESUS itu..??


Yang harus kita perhatikan dalam mempelajari Hakekat Yesus Kristus adalah :

• Ada banyak bukti dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan (Kurios/Adonai), dan Yesus disebut sebagai Allah (Theos/Allah & YHVH), bahkan sebelum Yesus Naik ke Surga.

• Ada Banyak bukti dalam Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus adalah manusia.

Tetapi ayat-ayat yang menyatakan kemanusiaan Yesus tidak boleh digunakan untuk menyerang keberadaan Yesus sebagai Tuhan
Demikian pula sebaliknya, ayat-ayat yang menyatakan Ke-Allahan Yesus tidak boleh digunakan untuk menyerang keberadaan Yesus sebagai Manusia.

Quote:
KETUHANAN YESUS PATUT DIPERTANYAKAN!!
SIFAT-SIFAT TUHAN DIPERBANDINGKAN DENGAN YESUS

1) Tuhan mengabulkan doa
- “TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengarNya”(Ams 15:29)
Yesus sendiri berdoa:
- “Kemudian Ia menjauhkandiri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu ia berlutut dan berdo’a…” (Luk 22:41)
- “Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdo’a” (Mark 14:35)
- “Maka Ia maju sedikit lalu sujud dan berdo’a...” (Mat 26:39)

JAWAB :

Definisi doa adalah adalah sebagai berikut : Hubungan persekutuan dengan Allah, atau lebih tepatnya Doa adalah komunikasi pribadi dengan Allah.
Yesus memberikan teladan bagi murid-muridNya, bahwa Yesus suka berdoa.
Pengajaran dan contoh yang konkrit agar kita selalu berdoa dan mengikuti kehendak Allah Yang Mahakuasa .
Bagi Yesus, tujuan tujuan perjalanan-nya (Yunaninya exodos; Lukas 9:31) dicapai dengan cara mengajar, menyembuhkan orang-orang yang menderita, menjauhkan mereka dari kuasa yang jahat, mengajarkan kepada orang banyak siapa Yang Mahakuasa.

Pertanyaannya; Yesus itu sendiri adalah Allah kok pakai berdoa segala?

Inilah yang saya maksud dengan posting sebelumnya "ayat-ayat yang menyatakan kemanusiaan Yesus tidak boleh digunakan untuk menyerang keberadaan Yesus sebagai Tuhan.
Demikian pula sebaliknya, ayat-ayat yang menyatakan Ke-Allahan Yesus tidak boleh digunakan untuk menyerang keberadaan Yesus sebagai Manusia.
Dan juga tulisan diatas mengenai pengertian "menjelma" tidak berarti di Surga tidak ada Allah.

Doa Yesus di Getsemani juga sebagai persiapan Yesus untuk menghadapi siksa salib.
Perlu dipahami perendahan diri Yesus ('kenosis'). Artinya, dalam keadaanNya sebagai manusia, ada hal-hal yang bersifat kemanusiawian yang harus dipikul oleh Yesus. Dalam hal ini, Ia telah membuat diriNya menjadi lebih rendah dari BapaNya, dalam tubuh manusia, Yesus memiliki keterbatasan untuk sementara waktu.

* Ibrani 2:9
Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

* Filipi 2:5-11
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Quote:
2) Allah Maha kuasa mutlak atas segala sesuatu (II Kor 6:18)
Yesus tidak berkuasa sama sekali:
- “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriKu sendiri”(Yoh 5:30)
- “Ia tidak dapat mengadakan satu mukjizat pun di sana” (Mar 6:5)
- Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Sebab sudah lama ia ingin melihatNya, karena ia sering mendengar tentang Dia, lagi pula ia mengharapkan melihat bagaimana Yesus meng-adakan suatu tanda. Ia mengajukan banyak per-tanyaan kepada Yesus, tetapi Yesus tidak mem-beri jawab kepadanya” (Luk 23:8,9)
- “Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan”(II Kor 13:4)
- “Cawanku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kananKu atau di sebelah kiriKu, Aku tidak berhak memberikannya” (Mat 20:23)
- “Ya Bapaku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaKu, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki” (Mat 26:39)

JAWAB :

Hal tersebut berkaitan dengan KENOSIS dari Tuhan Yesus Kristus yang sudah dijelaskan pada No. 1

* Yohanes 5:30,
"Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menurut kehendak diri-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku."
OU DUNAMAI EGÔ POIEIN AP EMAUTOU OUDEN KATHÔS AKOUÔ KRINÔ KAI HÊ KRISIS HÊ EMÊ DIKAIA ESTIN HOTI OU ZÊTÔ TO THELÊMA TO EMON ALLA TO THELÊMA TOU PEMPSANTOS ME PATROS

Penghakiman Allah adalah penghakiman yang sempurna. Hanya Allah saja yang suci, dan karena itu hanya Dia saja yang mengetahui ukuran yang benar untuk menghakimi orang. Hanya Allah saja yang secara sempurna mengasihi, dan hanya Dia saja yang melakukan penghakiman dengan belas kasih. Di dalam belas kasih itulah semua penghakiman yang benar dilakukan. Hanya Allah saja yang MENGETAHUI secara sempurna dan penuh, dan penghakiman itu bisa disebut sempurna apabila semua HAL YANG BERSANGKUTAN dengan itu dipertimbangkan. Pertimbangan Yesus sebagai yang berhak menghakimi didasarkan pada pengakuan bahwa di dalam diri-Nya terdapat pikiran Allah yang sempurna. Yesus tidak menghakimi berdasarkan motivasi manusiawi yang mungkin sulit dihindarkan. Yesus melakukan penghakiman dengan kesucian, kasih dan simpati Allah yang sempurna.

"Ia tidak dapat mengadakan satu mukjizatpun disana" (Mar 6:5);

JAWAB :

Yesus tidak dapat membuat mujizat karena ketidak percayaan penduduk Nazareth (Markus 6 : 1 – 6a). Ini bukan berarti Yesus tidak mampu. Sama seperti jika seorang dosen berkata, “Saya tidak dapat meluluskan kamu karena kamu tidak ikut ujian”. Bukan berarti bahwa dosen tersebut tidak mampu meluluskan mahasiswa tersebut khan?

Quote:
"Cawanku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan Ku atau di sebelah kiriKu, Aku tidak berhak memberikannya" (mat 20:23);
"Ya Bapaku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaKu, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki" (Mat 26:39)

JAWAB :

Tentang Yesus menderita tidak menunjukkan Dia tidak maha kuasa. Yesus kalau mau bisa saja membuat diriNya tidak menderita, bahkan tidak mengalami proses penyaliban tersebut. Injil juga memberikan adanya KEMAMPUAN YESUS UNTUK MELOLOSKAN DIRI DARI PENGEPUNGAN APAPUN. Baca dalam Yohanes 8:59; Lukas 4 : 29; Matius 17 : 2; Markus 9:2 yang menggambarkan kemampuan Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah saat dikepung.

Quote:
3) Allah itu Maha Mengetahui segala yang Gaib
- “Maka Engkau pun kiranya mendengarkannya di Sorga, tempat kediamanMU yang tetap, dan Engkau kiranya mengampuni, bertindak, dan membalaskan kepada setiap orang sesuai dengan segala kelakuannya, karena Engkau mengenal hatinya, sebab Engkau sajalah yang mengenal hati semua anak manusia”(I Raja 8:39)
Yesus sedikit pun tidak tampak memiliki sifat ini.
- “Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar. Dekat jalan Ia melihat pohon Ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja”(Mat 21:18:19 )
- “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri”(Mat 24:36)
- “Lalu kata Yesus: “Siapa yang menjamah Aku?” Dan karena tidak ada yang mengakuinya, ber-katalah Petrus: “Guru orang banyak mengeru-muni dan mendesak Engkau.” Tetapi Yesus berkata: Ada seorang yang menjamah aku, sebab aku merasa ada kuasa keluar diri diriKu” (Mat 8:45-46)
Yudas adalah salah satu dari kedua-belas murid Yesus. Dia mengkhianati Yesus. Meskipun demikian, kata Yesus kepada mereka (termasuk Yudas):
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak manusia bersemayam di tahta kemuliaan-Nya, kamu yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas tahta untuk menghakimi kedua belas suku Israel”(Mat 19:28)

JAWAB :

* Matius 21:19
"Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: 'Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.'"

Pohon ara adalah lambang bangsa Yahudi, yang berlimpah-limpah dalam daun-daun pekerjaan keagamaan, tapi mandul dalam buah-buah kebenaran. Pengutukan pohon itu menubuatkan nasib para pembesar Yahudi, yang saat itu siap untuk menolak Mesias mereka. Israel Memang diumpamakan dengan pohon ara. Tindakan Yesus Kristus melambangkan hukuman yang akan datang atas Israel yang tidak percaya. Israel diumpamakan dengan pohon ara dalam Hosea 9:10, suatu bagian tentang hukuman karena melanggar penjanjian Allah.

* Hosea 9:10
"Seperti buah-buah anggur di padang gurun Aku mendapati Israel dahulu; seperti buah sulung sebagai hasil pertama pohon ara Aku melihat nenek moyangmu. Tetapi mereka itu telah pergi kepada Baal-Peor dan telah membaktikan diri kepada dewa keaiban, sehingga mereka menjadi kejijikan sama seperti apa yang mereka cintai itu."
KA'ANÂVÎM BAMIDBÂR MÂTSÂ'TÎ YISRÂ'ÊL KEVIKÛRÂH VIT'ÊNÂH BERÊ'SYÎTÂH RÂ'ÎTÎ 'AVÔTÊYKHEM HÊMÂH BÂ'Û VA'AL-PE'ÔR VAYINÂZRÛ LABOSYET VAYIHYÛ SYIQÛTSÎM KE'OHOVÂM

* Yudas 1:12
"Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali."

Bandingkan dengan ayat Al~Qur'an ini:

* Q.S. 14:24-26,
"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap sedikitpun."

4) Tuhan tidak mungkin bisa mati:
- “Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri” (I Tim 6:16)
Yesus mati:
- “Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita” (Roma 5:6)

JAWAB :

Kedua konteks berbicara mengenai Perjanjian Lama dan Baru.
Sedangkan dalam Roma 5:6 ; Kristus harus mati sebagai korban penebusan dosa yang jangan anda potong informasinya, bahwa Dia akan bangkit, karena kematian sudah dikalahkan dan kuasa iblis dinyatakan sudah di bawah kaki Tuhan Yesus. (Roma 6:23) Kematian itu menyatakan Tuhan Yesus mati sebagai manusia sempurna sebagai pembelaan akan pembayaran hutang, namun Dia bangkit sebagai Tuhan yang menggenapi hutang darah kita.

MENGAPA YESUS MATI?

Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa (Roma 5:6 )

Baca: Kitab Yesaya pasal 53 (seluruhnya)

Penebusan melalui kematian Kristus merupakan kebenaran yang mendalam sehingga para cendekiawan pun tak mampu mengukur kedalamannya. Renungkanlah, Yesus, Anak Allah, mati untuk menebus dosa-dosa kita!
Berbagai teori telah disampaikan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, tetapi Kitab Suci mengajarkan bahwa kata "menggantikan" adalah kata yang paling mendekati makna yang sebenarnya dari misteri yang luar biasa ini. Seorang manusia yang tidak berdosa memikul dosa semua manusia.

Cliff Barrows bercerita tentang dua anaknya yang melakukan kesalahan. Meskipun sudah diperingatkan, mereka tetap mengulangi pelanggarannya sehingga perlu didisiplinkan. Hati Cliff yang lembut merasa terluka saat harus menghukum mereka yang dikasihinya. Karena itu ia memanggil Bobby dan Bettie ke kamarnya, melepas baju dan ikat pinggangnya, dan dengan punggung terbuka ia berlutut menghadap tempat tidur. Ia meminta kedua anaknya untuk mencambuknya 10 kali. Mereka menangis. Namun hukuman harus tetap dijalankan. Mereka menangis saat mencambuki punggung ayahnya. Kemudian Cliff memeluk, mencium mereka, dan berdoa bersama. "Memang terasa seperti sakit," katanya, "tetapi mulai sekarang aku tidak akan pernah memukul mereka lagi."

Yesus sudah menerima cambukan untuk dosa kita semua. Kini Dia mengundang kita untuk menerima pengampunan-Nya dan mempersembahkan sisa hidup kita kepada-Nya. Dia ingin kita tahu keagungan kasih Bapa-Nya. Itulah alasan mengapa Yesus mati?

ALLAH SANG HAKIM TIDAK HANYA MENYATAKAN BAHWA KITA BERSALAH TETAPI JUGA MEMBAYAR HUKUMAN KITA

* Yesaya 53
1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kitasekalian.
7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
10 Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Juruselamat telah mati dengan cara yang sangat hina di atas salib. Mengapa sangat hina? Karena di atas salib, kita hanya melihat orang yang ditolak oleh Allah dan ditolak manusia. Paulus mengatakan "Terkutuklah orang yang tergantung di atas kayu salib" (Galatia 3:13). Yesus menanggung kutuk Allah, ditolak oleh

Allah namun bukan karena dosa-Nya tetapi karena dosa kita. Begitu dalamnya penderitaan dan pengorbanan Juruselamat kita sampai Ia mau mati dengan cara yang sangat hina. Yesus mati dengan cara terhina agar kita mati tidak mengalami maut dan kebinasaan.
Semua kutuk dosa telah ditanggung Yesus melalui kematian-Nya, sehingga kita tidak menanggung kutuk saat kita mati. Sebagai orang Kristen, kematian bukan sesuatu yang memalukan melainkan suatu kemuliaan dan keuntungan (Filipi 1:21). Mati adalah suatu keuntungan karena kita langsung bersama-sama dengan Yesus begitu kita mati, tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah. Betapa besarnya kasih Juruselamat kita.

Quote:
5) Tuhan memberikan keselamatan:
- “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwa” (Mzm 34-19)
Yesus sendiri minta keselamatan dari TUHAN:
- “Jiwaku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku” (Yoh 12:27)

JAWAB :

Kok dipotong ayatnya?

* Yohanes 12:27 lengkap adalah demikian :
Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini

Bagian ini bukan mengatakan Tuhan Yesus minta keselamatan, melainkan Tuhan Yesus justru mengungkapkan misi utamaNya datang kedunia, dan Dia menghadapi bukan dengan kegentaran untuk kemudian lari dari kehendak Tuhan melainkan datang untuk menggenapiNya walau secara manusiawi, Dia gemetar akan hukuman yang akan disandangNya, karena begitu berat hukuman tersebut!!

Sebaiknya untuk mengerti ayat yang tertulis diatas, hendaknya dibaca mulai dari ayat 20 pada Yohanes pasal 12 ini. Judul perikopnya adalah : YESUS MEMBERITAKAN KEMATIANNYA
Dalam perikop tersebut, Yesus mengetahui apa yang akan terjadi, karena Yesus adalah Tuhan yang Maha Tahu, walaupun pada hal-hal tertentu Yesus membatasi kemahatahuanNya tentang hari Kiamat.

Quote:
6) TUHAN tidak mungkin takut
Yesus takut:
- “Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. Karena itu Yesus tidak tampil lagi di muka umum di antara orang-orang Yahudi” (Yoh 11:53,54)
- “Yesus melarang murid-muridNya supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun bahwa Ia Mesias”(Mat 16:20)
- “Ia pun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan tetapi diam-diam”(Mat 26:39)

JAWAB :

Apakah ayat-ayat di atas mengungkapkan bahwa Tuhan Yesus takut?

7) TUHAN tidak mungkin dapat diuji oleh siapa pun, tidak dalam arti baik atau buruk.
- “Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun” (Yak 1:13)
Yesus sendiri dicobai selama 40 hari oleh setan (Luk 4:1-13)

JAWAB :

Kedua ayat ini memiliki konteks yang berbeda. Karena kitab Yakobus adalah penjelasan mengenai posisi Allah terhadap yang jahat. Sedangkan Lukas yang dipertegas dalam kitab matius pasal 4 adalah menyatakan Tuhan Yesus sebelum memulai pelayanan, Dia dicobai namun menang, menang atas keinginan mata, keinginan daging dan keangkuhan hidup, cobaan yang tidak dapat diatasi oleh Adam dan Hawa dan juga kebanyakan dari kita, umatNya.
1 Yohanes 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Quote:
8) TUHAN itu baik.
- “Bersyukurlah kepada TUHAN sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya” (1 Taw 16:34)
Yesus menolak disebut baik:
- “Jawab Yesus mengapa kau katakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja” (Mrk 10:18)

JAWAB :

Ke-dua ayat diatas mempunyai konteks yang berbeda. 1 Taw 16:34 adalah menyatakan bagaimana rasa syukur kita kepada Tuhan yang berlimpah kasih setiaNya tidak pernah terputus, sedangkan bagian kedua dalam kitab Markus adalah menyatakan bagaimana Tuhan Yesus, tidak mau dimanfaatkan sebagai pembenaran akan pengakuan bahwa seseorang dapat dikatakan baik oleh karena melakukan perbuatan baik yang dasar motivasi sesungguhnya adalah bukan karena masalah hati tetapi masalah pengakuan dari orang lain dan bukannya Tuhan. Orang seperti ini sudah mendapatkan upahnya, tetapi upah dari Allah tidak.

APAKAH YESUS MENOLAK DISEBUT BAIK?

* Lukas 18:18-27 “Orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah”
18:18 Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
18:19 Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.
18:20 Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu."
18:21 Kata orang itu: "Semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."
18:22 Mendengar itu Yesus berkata kepadanya: "Masih tinggal satu hal lagi yang harus kaulakukan: juallah segala yang kaumiliki dan bagi-bagikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."
18:23 Ketika orang itu mendengar perkataan itu, ia menjadi amat sedih, sebab ia sangat kaya.
18:24 Lalu Yesus memandang dia dan berkata: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.
18:25 Sebab lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
18:26 Dan mereka yang mendengar itu berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
18:27 Kata Yesus: "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah."

Lukas 18:18-27. Dikisahkan ada seorang Kaya bertanya kepada Yesus dengan keyakinannya bahwa dia adalah orang yang baik karena sudah menuruti semua hukum-hukum Taurat dan perintah agama, demikian : [i]"Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" . Kemudian jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja”

Jawaban Yesus ini merupakan jawaban yang sulit untuk dicerna, seolah-olah Yesus menolak diriNya disebut baik. Siapapun akan tahu lawan kata baik adalah buruk/jahat. Apakah benar demikian?

Mari kita coba pahami apa maksud pertanyaan orang kaya tadi kepada Yesus. Bahwa Ketika dia melihat Yesus, dia tidak mengerti bahwa Yesus adalah Allah, tapi dia hanya melihat Yesus sebagai “guru”, dan oleh sebab itu, dia mengira Yesus adalah juga seorang yang baik (Baca ayat 18) seperti pemahamannya terhadap dirinya sendiri yang sudah berusaha menjadi orang baik.

Kemudian kita perhatikan jawaban Yesus yang juga merupakan pertanyaan balik di ayat 19 ; “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja”. Pertanyaan ini dilontarkan kepada orang itu sebab Yesus tahu bahwa orang ini tidak melihat-Nya sebagai Allah. Orang kaya itu tahu betul bahwa Yesus itu baik, tapi dia menyebut Yesus baik untuk alasan yang keliru. Orang kaya itu mengira Yesus itu juga baik sebagaimana dia baik karena menuruti hukum-hukum Allah.

Disini Yesus Kristus mengajarkan bahwa percaya pada kehidupan yang baik; atau melakukan perbuatan yang baik tidak akan memberikan kehidupan kekal.

Dalam Yesaya 64:6 tertulis “Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin”. Sebab apabila untuk mendapat keselamatan didasarkan dengan perbuatan baik, untuk apa Tuhan Yesus datang?. Sejauh mana kebaikan manusia bisa meraih kehidupan kekal itu, jika kutuk dosa masih mencengkeram manusia.Sebab manusia akan tetap berada dibawah murka Allah (akibat dosa manusia pertama). Hal ini memang tidak semuanya diterangkan dalam satu perikop tersebut, tetapi kita tahu dari bagian-bagian lain dari Alkitab banyak menjelaskan; walaupun kita berusaha menjalani kehidupan sesempurna mungkin, namun satu dosa saja sudah cukup untuk membawa manusia ke dalam neraka selamanya. Jadi manusia itu benar-benar membutuhkan seorang Penebus. Yesus Kristus datang untuk menebus dosa-dosa manusia. Dia datang untuk menyelamatkan manusia dari kutuk dosa.

Yesus adalah satu-satunya cara pemecahan masalah dosa-dosa kita dan memungkinkan kita untuk mendapat kehidupan yang kekal seperti yang diharapkan oleh orang kaya itu.

Quote:
9) Allah tidak mungkin tidur (Maz 121:3-4)
Yesus tidur :
- “Lalu mengamuklah taufan yag sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam.” (Mrk 4:37,38)

JAWAB :

Posisi dalam kitab Markus, bisa menyatakan Tuhan Yesus itu kelelahan sehabis Dia mengajar, dan beristirahat sama seperti manusia biasa sePerti kita, akan tetapi implikasi yang lain dapat menyatakan bahwa Tuhan Yesus tidur hanya ketika Dia akan melakukan suatu perbuatan yang besar yang bersifat memberikan pelajaran kepada para muridNya waktu itu, akankah dalam kesulitan badai taufan yang berkecamuk hebat seperti itu, mereka tetap beriman kepada Tuhan dan memiliki kuasa atasnya?
Dalam kisah itu mengandung pengajaran bahwa Yesus berkuasa atas badai yang mengamuk, dan murid-muridpun takjup akan kuasanya.
10) Tuhan tidak terbunuh. Bila terbunuh, dia bukan TUHAN. Dikatakan:
- “Apakah engkau masih akan mengatakan di hadapan pembunuhmu: Aku adalah Allah!? Padahal terhadap kuasa penikammu engkau adalah manusia, bukanlah Allah” (Yeh 28:9)
Tentang Yesus dikatakan:
- “Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh" (Kis 5:30)

JAWAB :

Ini adalah garis besar rencana Tuhan bahwa Tuhan Yesus sebagai manusia yang akan menjadi korban pendamaian, harus mati agar kita ini dapat diselamatkan. Konteksnya sudah jelas menyatakannya. Tidak perlu diperpanjang pembahasan ini, karena kedua hal menyatakan posisi penjelasan dan KONTEKS yang berbeda.

Quote:
11) TUHAN yang menghidupkan orang mati:
- “Hanya kepada Allah yang membangkitkan orang orang mati” (II Kor 1:9)
Sedang Yesus sendiri, daripada menghidupkan orang mati, dia sendiri mati. TUHAN yang membuatnya hidup.
- “Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati.” (Kis 13:3)

JAWAB :

Ayat yg diberikan tidak cocok.
Isi ayat sebenarnya :
Kisah 13:3 Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.

Quote:
12) Hanya orang suci hatinya yang bisa melihat ALLAH
- “Berbahagialah orang yang suci hatinya karena mereka akan melihat ALLAH” (Mat 5:8).
Bila Yesus itu TUHAN tentu mereka yang haus darah tak bisa melihat Yesus dan bahwasanya memang ALLAH itu tidak tampak (I Tim 1:17).

JAWAB :

Ayat Sebenarnya :

1 Timotius 1:17 Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.

=========================================

Secara singkat ayat-ayat yang sudah disampaikan justru malah memperkuat bahwa Yesus adalah Tuhan dengan penggenapan nubuat dari Perjanjian Lama terutama Yesaya 53

Dari penjabaran2 diatas sudah jelas menyatakan Ketuhanan Yesus sudah dapat membela DIRINYA sendiri!

Ketika Yesus datang ke dunia dalam wujud manusia masih memiliki sifat ketuhananNya, antara lain Yesus mengampuni dosa (Lukas 5:25-26, Matius 9:2). Yesus berkuasa melakukan mujizat (Mat 14:13-21, Markus 6:30-44, Luk 9:10-17, Yoh 6:1-13, Yoh 11:1-44 dan masih banyak lagi).
SifatNya yang omniscience tercatat dalam (Yoh 4:17-18, Matius 22:15-22 dll). Walaupun demikian Yesus berada dalam batasan-batasan inkarnasi. Salah satunya adalah Yesus tidak memiliki Omnipresent (Maha hadir), Yesus terikat kepada ruangan dan waktu untuk sementara waktu saja. Saat Yesus tergantung diatas kayu salib, Yesus tidak lagi Omnipotent karena untuk inilah Dia datang ke dunia menebus manusia dari dosa dan mati diatas kayu salib. Tetapi tidak selama-lamanya Yesus dalam batasan ini. Tidak selama-lamanya maut itu menguasaiNya.

Ketika Yesus bangkit dari kematian, Yesus ada dalam “tubuh kemuliaan” (Matius 28:9; Lukas 24:3,15,30,31,40,42,50; Yohanes 20:17,22-29; 21:7,15). Tubuh Kemuliaan itu tidak dapat dibatasi oleh pintu atau tembok atau lain-lain (Yesus kembali menjadi Omnipresent). Tubuh itu adalah tubuh yang mulia dan tentu sesuai dengan keadaan di bumi ini; oleh sebab itulah Tuhan Yesus harus naik ke sorga, suatu tempat yang sesuai dengan tubuh rohani-Nya. Lagi pula sifat Yesus Kristus yang lain daripada orang-orang di dunia ini menuntut supaya Ia keluar dari dunia ini dengan cara yang ajaib. Ia masuk ke dalam dunia ini dengan cara yang ajaib, maka patutlah Ia keluar dengan cara yang ajaib pula. Suatu kehidupan yang tidak berdosa wajib berakhir dengan cara yang ajaib dan mulia. Demikian pula tubuh orang-orang saleh yang akan diangkat akan serupa dengan tubuh kemuliaan Tuhan Yesus itu (1Korintus 14:51,52). Yesus dalam tubuh kemuliaanNya terangkat ke Surga dan Yesus akan datang kembali (second coming) dengan cara yang demikian.

Jadi, Yesus dalam status inkarnasi di dunia ini yang memang lebih rendah. Namun ketika Yesus naik ke surga maka Yesus yang adalah Allah itu sendiri kembali dalam pada eksistensiNya yang hakiki (Omnipresent, Omnipotent, Omniscience, dan Maha segalanya):

* Ibrani 2:9
Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

* Filipi 2:5-11
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Penjelasan diatas tentu tidak akan memuaskan “orang-orang yang belum percaya”. Tetapi kebenaran telah dibukakan bahwa Allah sungguh-sungguh mengasihi manusia sehingga rela datang sebagai manusia sederhana yang melakukan karya agung dan mulia yaitu misi keselamatan bagi semua umat manusia.


 I. YESUS KRISTUS ADALAH ALLAH

AYAT YANG MENYATAKAN YESUS TUHAN :

* Yohanes 10:30
LAI Terjemahan Baru (TB), Aku dan Bapa adalah satu.
King James Version (KJV), I and my Father are one.
Textus Receptus (TR), εγω και ο πατηρ εν εσμεν
Interlinear, egô {Aku} ka i{dan} ho patêr {Bapa itu} hen {satu} esmen {kami adalah}

Penjelasan Yohanes 10:30, bisa dibaca di viewtopic.php?p=367#367

* Roma 9:5
LAI TB, Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!
KJV, Whose are the fathers, and of whom as concerning the flesh Christ came, who is over all, God blessed for ever. Amen.
TR, ων οι πατερες και εξ ων ο χριστος το κατα σαρκα ο ων επι παντων θεος ευλογητος εις τους αιωνας αμην
Translit interlinear, hôn {punya orang2 ini} hoi pateres {nenek moyang} kai {dan} ex {dari} hôn {orang2 ini} ho khristos {Mesias} to kata {secara} sarka {daging (jasmani)} ho {yang} ôn {ada} epi {diatas} pantôn {segala sesuatu} theos {Allah} eulogêtos {yang dipuji} eis tous aiônas {untuk selama-lamanya} amên {amin}

* Filipi 2:6
LAI TB, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
KJV, Who, being in the form of God, thought it not robbery to be equal with God:
TR, ος εν μορφη θεου υπαρχων ουχ αρπαγμον ηγησατο το ειναι ισα θεω
Translit interlinear, hos {yang} en {dalam} morphê {rupa/sifat} theou {Allah} uparkhôn {walaupun adalah} oukh {tidak} arpagmon {suatu rampasan/sesuatu yang dipertahankan} êgêsato {menganggap} to {hal} einai {menjadi} hisa {yang setara} theô {dengan Allah}

* 1 Timotius 3:16
LAI TB, Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan.
KJV, And without controversy great is the mystery of godliness: God was manifest in the flesh, justified in the Spirit, seen of angels, preached unto the Gentiles, believed on in the world, received up into glory.
TR, και ομολογουμενως μεγα εστιν το της ευσεβειας μυστηριον θεος εφανερωθη εν σαρκι εδικαιωθη εν πνευματι ωφθη αγγελοις εκηρυχθη εν εθνεσιν επιστευθη εν κοσμω ανεληφθη εν δοξη
Translit interlinear, kai {adapun} homologoumenôs {yang harus diakui (siapapun)} mega {besar} estin {adalah} to {itu} tês eusebeias {ibadah} mustêrion {rahasia} theos {Allah} ephanerôthê {dinyatakan} en {dalam} sarki {daging (tubuh manusia)} edikaiôthê {terbukti benar} en {dalam} pneumati {Roh} ôphthê {dilihat} aggelois {oleh malaikat-malaikat} ekêrukhthê {diberitakan/ dikhotbahkan} en {di antara} ethnesin {bangsa-bangsa (non-Yahudi)} episteuthê {dipercayai} en {didalam} kosmô {dunia} anelêphthê {diangkat} en {dalam} doxê {kemuliaan}

* Titus 2:13
LAI TB, dengan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,
KJV, Looking for that blessed hope, and the glorious appearing of the great God and our Saviour Jesus Christ;
TR, προσδεχομενοι την μακαριαν ελπιδα και επιφανειαν της δοξης του μεγαλου θεου και σωτηρος ημων ιησου χριστου
Translit interlinear, prosdekhomenoi {menantikan} tên makarian {penuh berkat} elpida {harapan} kai {dan} epiphaneian {penampakan} tês doxês {kemuliaan} tou megalou {yang Besar} theou {Allah} kai {dan} sôtêros {Juruselamat} hêmôn {kita} iêsou {Yesus} khristou {Kristus}

* 2 Petrus 1:1
LAI TB, Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
KJV, Simon Peter, a servant and an apostle of Jesus Christ, to them that have obtained like precious faith with us through the righteousness of God and our Saviour Jesus Christ:
TR, συμεων πετρος δουλος και αποστολος ιησου χριστου τοις ισοτιμον ημιν λαχουσιν πιστιν εν δικαιοσυνη του θεου ημων και σωτηρος ιησου χριστου
Translit interlinear, sumeôn {Simon} petros {Petrus} doulos {hamba} kai {dan} apostolos {rasul} iêsou {Yesus} khristou {Kristus} tois {kepada orang2 yang} isotimon {sama nilainya/ jenisnya} hêmin {dengan kami} lakhousin {telah menerima} pistin {iman} en {karena} dikaiosunê {keadilan} tou theou {Allah} hêmôn {kita} kai {dan} sôtêros {Juruselamat} iêsou {Yesus} khristou {Kristus}

* 1 Yohanes 5:20
LAI TB, Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
KJV, And we know that the Son of God is come, and hath given us an understanding, that we may know him that is true, and we are in him that is true, even in his Son Jesus Christ. This is the true God, and eternal life.
TR, οιδαμεν δε οτι ο υιος του θεου ηκει και δεδωκεν ημιν διανοιαν ινα γινωσκωμεν τον αληθινον και εσμεν εν τω αληθινω εν τω υιω αυτου ιησου χριστω ουτος εστιν ο αληθινος θεος και η ζωη αιωνιος
Translit interlinear, oidamen {kita tahu} de {tetapi} hoti {bahwa} ho huios {Anak} tou theou {Allah} êkei {telah datang} kai {dan} dedôken {telah memberikan} hêmin {kepada kita} dianoian {daya pikir} hina {supaya} ginôskômen {kita mengenal} ton alêthinon {Yang benar} kai {dan} esmen {kita ada} en {didalam} tô alêthinô {Yang benar} en {didalam} tô huiô {Anak} autou {-Nya} iêsou {Yesus} khristô {Kristus} houtos {(Dia) ini} estin {adalah} ho alêthinos {Yang benar} theos {Allah} kai {dan} ê zôê {hidup} aiônios {yang kekal}

* Wahyu 2:8
LAI TB, Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:
KJV, And unto the angel of the church in Smyrna write; These things saith the first and the last, which was dead, and is alive;
TR, και τω αγγελω της εκκλησιας σμυρναιων γραψον ταδε λεγει ο πρωτος και ο εσχατος ος εγενετο νεκρος και εζησεν
Translit interlinear, kai {adapun} tô aggelô {kepada malaikat} tês {di} ekklêsias {jemaat} smurnaiôn {smirna} grapson {tuliskanlah} tade {(hal-hal) ini} legei {menyabdakan} ho {Dia} prôtos {Yang Pertama} kai {dan} ho eskhatos {Yang Akhir} hos {yang} egeneto nekros {pernah mati} kai {tetapi} ezêsen {hidup kembali}

* Wahyu 1:17-18
1:17 LAI TB, Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: 'Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,'"
KJV, And when I saw him, I fell at his feet as dead. And he laid his right hand upon me, saying unto me, Fear not; I am the first and the last:
TR, και οτε ειδον αυτον επεσα προς τους ποδας αυτου ως νεκρος και επεθηκεν την δεξιαν αυτου χειρα επ εμε λεγων μοι μη φοβου εγω ειμι ο πρωτος και ο εσχατος
Translit interlinear, kai {lalu} ote {ketika} eidon {aku melihat} auton {Dia} epesa pros {aku jatuh didepan} tous podas {kaki-kaki} autou {Nya} Hôs {seperti} nekros {(orang) yang mati} kai {dan} epethêken {Ia meletakkan} tên dexian {kanan} autou {Nya} kheira {tangan} ep {diatas} eme {ku} legôn {berkata} moi {kepadaKu} mê {janganlah} phobou {merasa takut} egô {Aku} eimi {Adalah} ho prôtos {Yang Awal} kai {dan} ho eskhatos {Yang Akhir}

1:18 LAI TB, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
KJV, I am he that liveth, and was dead; and, behold, I am alive for evermore, Amen; and have the keys of hell and of death.
TR, και ο ζων και εγενομην νεκρος και ιδου ζων ειμι εις τους αιωνας των αιωνων αμην και εχω τας κλεις του αδου και του θανατου
Translit interlinear, kai {dan} ho {(Dia) yang} zôn {hidup} kai {walaupun} egenomên nekros {Aku pernah mati} kai {namun} idou {sungguh} zôn eimi {Aku hidup} eis tous aiônas tôn aiônôn{sampai selama-lamanya} amen {Amin} kai {dan} ekhô {Aku memegang} tas kleis {kunci-kunci} tou hadou {dunia orang mati (hades)} kai {dan} tou thanatou {maut}


II. YESUS KRISTUS ADALAH ALLAH

JIKA kita bertanya kepada suatu panel yang terdiri atas pakar-pakar dari berbagai agama, seperti apakah Allah dan bagaimana Allah telah menyatakan diri-NYA, kita akan mendengar banyak pendapat yang berbeda-beda sebanyak jumlah anggota panel. Jawaban dari beberapa di antara mereka akan bertentangan dengan jawaban yang lain-lainnya. Jika kita berpendapat bahwa apa yang disebut kebenaran tidaklah bersifat relatif, maka tidak mungkin jawaban mereka semua benar. Misalnya, jika seseorang mengatakan bahwa Allah itu suatu Pribadi dan yang lain mengatakan bahwa Allah bukan suatu Pribadi, maka pastilah seorang dari mereka salah. Siapakah yang dapat mengatakan dengan pasti, seperti apakah Allah? Satu-satunya yang dapat mengatakan dengan pasti adalah Allah sendiri.

Bagaimana kalau seorang anggota panel tiba-tiba berdiri dan berkata, "Untuk menjernihkan segala kebingungan tentang Allah, saya berkata kepada Anda bahwa SAYA ADALAH ALLAH! SAYA ADALAH JALAN, KEBENARAN, dan HIDUP!"?

Pengakuan seperti itu harus dibuktikan kebenarannya. Orang itu mungkin menderita penyakit jiwa, suka berkhayal tentang kebesaran, seorang penipu ulung, atau ia benar-benar Allah.

Justru pengakuan seperti itulah yang dicetuskan oleh Yesus Kristus tentang diri-NYA. Jadi, mengatakan bahwa Yesus Kristus sekedar orang yang bermoral tinggi atau guru yang baik, sama sekali tidak tepat. Bukankah orang yang bermoral tinggi tidak berbohong, sengaja ataupun tidak, apalagi mengenai hal mengaku sebagai Allah Yang Mahakuasa? Orang yang bermoral tinggi tidak akan mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka patut beriman kepadanya atau patut beribadah kepadanya. Ia juga tidak akan menyebabkan banyak orang mati karena beriman kepada namanya. Mengingat semuanya itu, marilah kita menjajaki yang berikut ini untuk mengenal kebenaran tentang Allah.

ALLAH MENYATAKAN DIRI

Para penulis masa kini percaya bahwa Allah telah menyatakan diri-NYA dengan berbagai cara. Namun cara itu masing-masing perlu diuji secara obyektif dengan berpatokan pada Alkitab dan pribadi Yesus Kristus.
Pertama-tama, kita akan menyoroti Alkitab. Berbeda dengan banyak tulisan lainnya, Alkitab secara mutlak menyatakan bahwa apa yang tertulis di dalamnya adalah firman Allah. Kebanyakan orang yang menaruh perhatian yang besar tentang keilahian Kristus menerima Alkitab sebagai wahyu dari Allah. Jadi untuk tujuan ini, kita akan memandang Alkitab dapat diandalkan kebenarannya, baik secara historis maupun sebagai firman Allah kepada kita -- satu-satunya tolok ukur yang benar untuk menetapkan apakah Kristus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia, atau bukan.

Ada yang mengatakan bahwa dari abad ke abad Alkitab telah menjadi semakin tidak meyakinkan keasliannya. Jadi perlu adanya wahyu-wahyu baru. Pendapat tersebut tidak dapat dibenarnya. Ada lebih dari 24.600 naskah Perjanjian Baru yang lengkap atau sebagian-sebagian. Andaikata semua naskah Perjanjian Baru lenyap pun kita masih dapat menghimpun semua tulisan Perjanjian Baru, kecuali kira-kira sebelas ayat, dari tulisan bapa-bapa gereja yang mula-mula, yang semuanya ditulis sebelum tahun 325 Masehi. Para pakar sejarah yang bukan Kristen pun harus mengakui bahwa dengan segala patokan ilmiah dan sejarah yang dipakai untuk memeriksa kebenaran dokumen kuno mana pun. Perjanjian Baru terbukti lebih dari sembilan puluh sembilan persen akurat. Orang dapat saja memperdebatkan isinya, tetapi tidak dapat memperdebatkan keabsahan sejarahnya.

Alkitab menyatakan bahwa apa yang tertulis di dalamnya merupakan patokan mutlak untuk menetapkan hal-hal doktrin.

* 2 Timotius 3:16-17
3:16 LAI TB, Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
KJV, All scripture is given by inspiration of God, and is profitable for doctrine, for reproof, for correction, for instruction in righteousness:
TR, πασα γραφη θεοπνευστος και ωφελιμος προς διδασκαλιαν προς ελεγχον προς επανορθωσιν προς παιδειαν την εν δικαιοσυνη
Translit, pasa graphê theopneustos kai ôphelimos pros didaskalian pros elegkhon pros epanorthôsin pros paideian tên en dikaiosunê

3:17 LAI TB, Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
KJV, That the man of God may be perfect, throughly furnished unto all good works.
TR, ινα αρτιος η ο του θεου ανθρωπος προς παν εργον αγαθον εξηρτισμενος
Translit, hina artios ê ho tou theou anthrôpos pros pan ergon agathon exêrtismenos

Bagi orang-orang Kristen, setiap buku, tulisan, atau pengajaran yang bertentangan dengan isi Alkitab haruslah ditolak. Alkitab sangat menekankan hal ini.

* Yudas 3
LAI TB, Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.
KJV, Beloved, when I gave all diligence to write unto you of the common salvation, it was needful for me to write unto you, and exhort you that ye should earnestly contend for the faith which was once delivered unto the saints.
TR, αγαπητοι πασαν σπουδην ποιουμενος γραφειν υμιν περι της κοινης σωτηριας αναγκην εσχον γραψαι υμιν παρακαλων επαγωνιζεσθαι τη απαξ παραδοθειση τοις αγιοις πιστει
Translit, agapêtoi pasan spoudên poioumenos graphein humin peri tês koinês sôtêrias anagkên eskhon grapsai humin parakalôn epagônizesthai tê hapax paradotheisê tois hagiois pistei

Alkitab tidak menerima ajaran-ajaran lain yang akan mengubah atau menambah isi Alkitab.

*Galatia 1:8
LAI TB, Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari surga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
KJV, But though we, or an angel from heaven, preach any other gospel unto you than that which we have preached unto you, let him be accursed.
TR, αλλα και εαν ημεις η αγγελος εξ ουρανου ευαγγελιζηται υμιν παρ ο ευηγγελισαμεθα υμιν αναθεμα εστω
Translit, alla kai ean hêmeis hê aggelos ex ouranou euaggelizêtai humin par ho euêggelisametha humin anathema estô

 Jika ada sumber-sumber lain yang mengaku sebagai wahyu ilahi, sebagaimana halnya Alkitab, maka sumber-sumber itu harus diuji kebenarannya berdasarkan Alkitab. Allah tidak dapat bertentangan dengan diri-NYA sendiri. Oleh karena itu, apapun yang dinyatakan oleh seorang pembicara atau penulis yang mengaku mendapat wahyu ilahi, tidak dapat bertentangan dengan Alkitab yang kita tahu benar adanya. Jika pernyataan mereka bertentangan dengan Alkitab, maka jelaslah bahwa mereka tidak berbicara atas ilham dari Allah, baik secara lisan maupun tertulis.

Dalam mempertimbangkan keilahian Kristus, pokok persoalannya bukanlah apakah keilahian Kristus mudah dipercaya atau dimengerti, melainkan apakah keilahian Kristus dinyatakan di dalam firman Allah. Apabila pada mulanya gagasan tentang keilahian Kristus tampaknya tidak masuk akal atau tidak dapat dimengerti, hal itu tidak dengan sendirinya meniadakan kemungkinan bahwa keilahian Kristus itu benar adanya. Alam semesta ini penuh dengan berbagai perkara -- seperti gravitasi, sifat cahaya, gelombang cahaya -- yang berada di luar jangkauan akal manusia pada saat ini, tetapi sekalipun demikian, benar adanya. Alkitab mengajarkan bahwa Allah tidak dapat dimengerti oleh akal manusia.

* Ayub 11:7
LAI TB, Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa?
KJV, Canst thou by searching find out God? canst thou find out the Almighty unto perfection?
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
הַחֵקֶר אֱלֹוהַ תִּמְצָא אִם עַד־תַּכְלִית שַׁדַּי תִּמְצָא׃
Translit, HAKHÊQER 'ELÕAH TIMTSÂ' 'IM 'AD-TAKHLÏT SYADAY TIMTSÂ'

*Ayub 42:2-6
42:2 LAI TB, "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
KJV, I know that thou canst do every thing, and that no thought can be withholden from thee.
Hebrew,
יָדַעְתָּ כ] (יָדַעְתִּי ק) כִּי־כֹל תּוּכָל וְלֹא־יִבָּצֵר מִמְּךָ מְזִמָּה׃
Translit, YÂDA'TÂ KÏ-KHOL TÛKHÂL VELO'-YIBÂTSÊR MIMEKHA MEZIMÂH

42:3 LAI TB, Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.
KJV, Who is he that hideth counsel without knowledge? therefore have I uttered that I understood not; things too wonderful for me, which I knew not.
Hebrew,
מִי זֶה ׀ מַעְלִים עֵצָה בְּלִי דָעַת לָכֵן הִגַּדְתִּי וְלֹא אָבִין נִפְלָאֹות מִמֶּנִּי וְלֹא אֵדָע׃
Translit, MÏ ZEH MA'LÏM 'ÊTSÂH BELÏ DÂ'AT LÂKHÊN HIGADTÏ VELO' 'ÂVÏN NIFLÂ'ÕT MIMENÏ VELO' 'ÊDÂ'

42:4 LAI TB, Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku.
KJV, Hear, I beseech thee, and I will speak: I will demand of thee, and declare thou unto me.
Hebrew,
שְׁמַע־נָא וְאָנֹכִי אֲדַבֵּר אֶשְׁאָלְךָ וְהֹודִיעֵנִי׃
Translit, SYEMA'-NÂ' VE'ÂNOKHÏ 'ADABÊR 'ESY'ÂLEKHA VEHÕDÏ'ÊNÏ

42:5 LAI TB, Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
KJV, I have heard of thee by the hearing of the ear: but now mine eye seeth thee.
Hebrew,
לְשֵׁמַע־אֹזֶן שְׁמַעְתִּיךָ וְעַתָּה עֵינִי רָאָתְךָ׃
Translit, LESYÊMA'-'OZEN SYEMA'TÏKHA VE'ATÂH 'ÊYNÏ RÂ'ÂTEKHA

42:6 LAI TB, Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."
KJV, Wherefore I abhor myself, and repent in dust and ashes.
Hebrew,
עַל־כֵּן אֶמְאַס וְנִחַמְתִּי עַל־עָפָר וָאֵפֶר׃ פ
Translit, 'AL-KÊN 'EM'AS VENIKHAMTÏ 'AL-'ÂFÂR VÂ'ÊFER

*Mazmur 145:3
LAI TB, Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga.
KJV, Great is the LORD, and greatly to be praised; and his greatness is unsearchable.
Hebrew,
גָּדֹול יְהוָה וּמְהֻלָּל מְאֹד וְלִגְדֻלָּתֹו אֵין חֵקֶר׃
Translit, GÂDÕL YEHOVÂH ÛMEHULÂL ME'OD VELIGDULÂTÕ 'ÊYN KHÊQER

* Yesaya 40:13
LAI TB, Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?
KJV, Who hath directed the Spirit of the LORD, or being his counsellor hath taught him?
Hebrew,
מִי־תִכֵּן אֶת־רוּחַ יְהוָה וְאִישׁ עֲצָתֹו יֹודִיעֶנּוּ׃
Translit, MÏ-TIKÊN 'ET-RÛAKH YEHOVÂH VE'ÏSY 'ATSÂTÕ YÕDÏ'ENÛ

* Yesaya 55:8-9
55:8 LAI TB, Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
KJV, For my thoughts are not your thoughts, neither are your ways my ways, saith the LORD.
Hebrew,
כִּי לֹא מַחְשְׁבֹותַי מַחְשְׁבֹותֵיכֶם וְלֹא דַרְכֵיכֶם דְּרָכָי נְאֻם יְהוָה׃
Translit, KÏ LO' MAKHSYEVÕTAY MAKHSYEVÕTÊYKHEM VELO' DARKHÊYKHEM DERÂKHÂY NE'UM YEHOVÂH

55:9 LAI TB, Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
KJV, For as the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways, and my thoughts than your thoughts.
Hebrew,
כִּי־גָבְהוּ שָׁמַיִם מֵאָרֶץ כֵּן גָּבְהוּ דְרָכַי מִדַּרְכֵיכֶם וּמַחְשְׁבֹתַי מִמַּחְשְׁבֹתֵיכֶם׃
Translit, KÏ-GÂVHÛ SYÂMAYIM MÊ'ÂRETS KÊN GÂVHÛ DERÂKHAY MIDARKHÊYKHEM ÛMAKHSYEVOTAY MIMAKHSYEVOTÊYKHEM

* Roma 11:33
LAI TB, O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
KJV, O the depth of the riches both of the wisdom and knowledge of God! how unsearchable are his judgments, and his ways past finding out!
TR, ω βαθος πλουτου και σοφιας και γνωσεως θεου ως ανεξερευνητα τα κριματα αυτου και ανεξιχνιαστοι αι οδοι αυτου
Translit, hô bathos ploutou kai sophias kai gnôseôs theou hôs anexereunêta ta krimata autou kai anexikhniastoi hai hodoi autou




Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita percaya tentang apa yang dikatakan Allah mengenai diri-NYA sendiri, tidak menjadi persoalan, apakah kita dapat sepenuhnya memahaminya atau tidak.

Mengenai penyataan diri Allah di dalam Pribadi Yesus Kristus, Alkitab berkata:

*Ibrani 1:1-3
1:1 LAI TB, Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
KJV, God, who at sundry times and in divers manners spake in time past unto the fathers by the prophets,
TR, πολυμερως και πολυτροπως παλαι ο θεος λαλησας τοις πατρασιν εν τοις προφηταις επ εσχατων των ημερων τουτων ελαλησεν ημιν εν υιω
Translit, polumerôs kai polutropôs palai ho theos lalêsas tois patrasin en tois prophêtais ep eskhatôn tôn hêmerôn toutôn elalêsen hêmin en huiô hon

1:2 LAI TB, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
KJV, Hath in these last days spoken unto us by his Son, whom he hath appointed heir of all things, by whom also he made the worlds;
TR, ον εθηκεν κληρονομον παντων δι ου και τους αιωνας εποιησεν
Translit, ethêken klêronomon pantôn di hou kai tous aiônas epoiêsen

1:3 LAI TB, Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
KJV, Who being the brightness of his glory, and the express image of his person, and upholding all things by the word of his power, when he had by himself purged our sins, sat down on the right hand of the Majesty on high:
TR, ος ων απαυγασμα της δοξης και χαρακτηρ της υποστασεως αυτου φερων τε τα παντα τω ρηματι της δυναμεως αυτου δι εαυτου καθαρισμον ποιησαμενος των αμαρτιων ημων εκαθισεν εν δεξια της μεγαλωσυνης εν υψηλοις
Translit, hos ôn apaugasma tês doxês kai kharaktêr tês hupostaseôs autou pherôn te ta panta tô rhêmati tês dunameôs autou di heautou katharismon poiêsamenos tôn hamartiôn hêmôn ekathisen en dexia tês megalôsunês en hupsêlois


 III. YESUS KRISTUS ADALAH ALLAH

Yesus Kristus adalah Firman Allah yang Hidup. Ia menyatakan Allah. Ketika seorang pengikutnya berkata, "Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami", Yesus menjawab, "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa."
Rasul Paulus menyebut Yesus Kristus sebagai "gambar Allah yang tidak kelihatan". Dengan demikian, sebagaimana akan dibahas di dalam tulisan ini, memandang Yesus Kristus dan mendengarkan Dia sama saja dengan memandang dan mendengarkan Allah.

APA YANG DIPERSOALKAN?

Apabila Yesus Kristus adalah Allah dalam wujud manusia, maka Ia adalah satu-satunya yang patut didengarkan, dihormati, dan bahkan disembah. Ini berarti bahwa Allah yang menciptakan bulan dan bintang, yang menempatkan milyaran planet di angkasa, Allah itu jugalah yang menjelma menjadi manusia, yang hidup dan melangkahkan kaki-Nya di atas muka bumi ini, dan merelakan diri-NYA mati di tangan ciptaan-NYA sendiri. Kematian-NYA mempunyai arti yang jauh lebih besar daripada kematian seorang yang baik. Dari segala masa, kematian-NYA merupakan pengorbanan terbesar, suatu penyataan kasih yang tidak terukur dalamnya. Oleh karena itu, memperlakukan Yesus sekedar sebagai manusia dalam arti makhluk ciptaan merupakan suatu penghujatan. Gagal dalam menyelaraskan kehidupan kita dengan ajaran-ajaran-NYA akan berarti kehilangan kehidupan itu sendiri.

Sebaliknya, apabila Yesus Kristus bukan Allah, melainkan makhluk ciptaan yang lebih rendah derajatnya, kita hanya akan merasa berterima kasih atas kehidupan, kematian, dan pengajaran-NYA, tetapi kita tidak akan menyembah Dia sebagai Allah. Bila kita menganggap Dia makhluk ciptaan Allah, lalu kita menyembah Dia sebagai Allah, itu merupakan suatu kesalahan yang sangat besar. Mengapa? Karena dengan demikian kita menjadikan Dia berhala yang menempati kedudukan Allah. Alkitab dengan tegas menentang penyembahan berhala. Allah mengatakan bahwa Ia tidak akan memberikan kemuliaan-NYA kepada yang lain, dan bahwa tidak ada Allah lain selain Dia, dan bahwa kita harus menyembah Dia saja. Jadi persoalannya, Yesus betul-betul Allah atau Ia bukan Allah. Percaya kepada Dia sebagai yang lain-lainnya merupakan suatu bentuk penghujatan, suatu penyembahan berhala.

Pembahasan seperti ini dapat menjadi sangat rumit, bergantung pada ajaran apa yang telah diterima seseorang. Berbagai argumentasi dapat dikemukakan untuk mendukung ataupun menentang keilahian Kristus. Misalnya, jika seseorang telah diajari bahwa Allah adalah satu Pribadi dan bahwa Yesus Kristus adalah makhluk ciptaan, maka dalam membaca Alkitab untuk pertama kalinya, ia dapat menemukan ayat-ayat yang kelihatannya mendukung pandangan tersebut. Sebaliknya, apabila seseorang telah diajari bahwa Allah adalah Yang Mahatinggi, sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus, dan bahwa Anak melepaskan kesetaraan-NYA dengan Allah untuk menjadi manusia di dalam pribadi Yesus Kristus, maka ia dapat menemukan ayat-ayat yang mendukung pandangan tersebut. Jadi pertanyaannya bukanlah apakah setiap pandangan itu dapat memberi alasannya, melainkan pandangan mana yang mempunyai bukti yang terkuat. Pandangan mana yang sebenarnya dinyatakan di dalam keseluruhan Alkitab?

Dalam mempertimbangkan kedua pandangan itu kita yakin bahwa kita dapat memberikan sanggahan yang mantap terhadap semua ayat yang dimanfaatkan untuk mengatakan bahwa Yesus Kristus bukanlah Allah. Akan kita tunjukkan bahwa Alkitab menyebut Yesus Kristus dengan nama-nama dan sebutan-sebutan Allah. Akan kita tunjukkan dari Alkitab bahwa Yesus Kristus layak disembah dan manusia patut berdoa kepada-NYA. Kita akan memberi jawaban terhadap semua argumentasi yang menentang kebenaran bahwa Yesus Kristus adalah Allah. Akan kita buktikan dari sejarah gereja -- sebelum Dewan Nicene pada tahun 325 Masehi -- bahwa kepercayaan akan keilahian Yesus Kristus sejak semula merupakan pandangan yang ortodoks.

Jelaslah bahwa pandangan-pandangan itu tidak mungkin kedua-duanya benar. Akan jauh lebih mudah kalau masalahnya hanya menyangkut soal ketulisan, tetapi tidaklah demikian halnya. Yang dipersoalkan ialah: Pandangan mana yang benar?

* Roma 10:2
LAI TB, Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
KJV, For I bear them record that they have a zeal of God, but not according to knowledge.
TR, μαρτυρω γαρ αυτοις οτι ζηλον θεου εχουσιν αλλ ου κατ επιγνωσιν
Translit, marturô gar autois hoti zêlon theou ekhousin all ou kat epignôsin


DEFINISI PERISTILAHAN

Sebelum seseorang dapat memahami ayat-ayat Alkitab yang berkenaan dengan keilahian Yesus Kristus, ia perlu diberi definisi yang memadai tentang hakekat Allah, tentang pribadi serta hakekat Yesus Kristus.

ALLAH

Alkitab menyatakan bahwa Allah itu suatu pribadi; Ia cerdas, penuh kasih, adil, setia, kekal, kreatif, dan berada dalam interaksi yang dinamis dengan ciptaan-NYA. Ciri-ciri Allah dapat dirangkum ke dalam dua kelompok: ciri-ciri umum dan ciri-ciri moral. Allah -- menurut ciri-ciri-NYA yang umum -- bersifat unik, kekal, tidak berubah, mahakuasa, mahatahu, mahahadir, roh, dan suatu pribadi. Ciri-ciri moral Allah mencakup kekudusan, keadilan, kasih, dan kebesaran-NYA. Kekristenan mengajarkan bahwa Allah berdaulat; Ia menopang dan memerintah alam raya, dan sebagaimana yang akan kita tunjukkan. Ia menjelma menjadi manusia -- Yesus Kristus dari Nazaret.

YESUS KRISTUS

Yesus Kristus merupakan sebuah nama dan sebuah sebutan. Nama Yesus (bahasa Indonesia) dalam bahasa Yunani adalah ιησους - iêsous; kata itu berasal dari bahasa Ibrani יהושע - YEHOSYUA'[/COLOR], yõd - hê' - vâv - syïn - 'ayin dari יהוה – YHVH – YEHOVAH (TUHAN) dan ישע - YASYA (menyelamatkan) yang artinya "YHVH Juruselamat" atau "TUHAN menyelamatkan".

Sebutan "Kristus" (bahasa Indonesia) berasal dari kata Yunani, χριστος - khristos, bahasa Ibraninya משיח - MASYIAKH (Daniel 9:26), artinya "Yang Diurapi". Dua jabatan, yaitu raja dan imam, tercakup dalam pemakaian sebutan Kristus. Sebutan itu menyatakan bahwa Yesus adalah Imam dan Raja yang dijanjikan Allah dalam nubuat-nubuat Perjanjian Lama.

Selain itu, kita percaya bahwa waktu hidup di dunia ini Yesus Kristus mempunyai dua hakekat: Ia manusia dan Ia Allah. Dengan demikian, kita mempunyai pandangan bahwa Yesus Kristus adalah Allah sejati (pada hakekatnya), namun juga manusia sejati. Ia adalah Allah yang menyatakan diri dalam wujud manusia.

Alkitab menggambarkan Yesus Kristus sebagai Allah maupun manusia.

Filipi 2:5-11
2:5 LAI TB, Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
KJV, Let this mind be in you, which was also in Christ Jesus:
TR, τουτο γαρ φρονεισθω εν υμιν ο και εν χριστω ιησου
Translit, touto gar phroneisthô en humin ho kai en khristô iêsou

2:6 LAI TB, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
KJV, Who, being in the form of God, thought it not robbery to be equal with God:
TR, ος εν μορφη θεου υπαρχων ουχ αρπαγμον ηγησατο το ειναι ισα θεω
Translit, hos en morphê theou huparkhôn oukh harpagmon êgêsato to einai isa theô

2:7 LAI TB, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
KJV, But made himself of no reputation, and took upon him the form of a servant, and was made in the likeness of men:
TR, αλλ εαυτον εκενωσεν μορφην δουλου λαβων εν ομοιωματι ανθρωπων γενομενος
Translit, all heauton ekenôsen morphên doulou labôn en homoiômati anthrôpôn genomenos

2:8 LAI TB, Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
KJV, And being found in fashion as a man, he humbled himself, and became obedient unto death, even the death of the cross.
TR, και σχηματι ευρεθεις ως ανθρωπος εταπεινωσεν εαυτον γενομενος υπηκοος μεχρι θανατου θανατου δε σταυρου
Translit, kai skhêmati heuretheis hôs anthrôpos etapeinôsen heauton genomenos hupêkoos mekhri thanatou thanatou de staurou

2:9 LAI TB, Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
KJV, Wherefore God also hath highly exalted him, and given him a name which is above every name:
TR, διο και ο θεος αυτον υπερυψωσεν και εχαρισατο αυτω ονομα το υπερ παν ονομα
Translit, dio kai ho theos auton huperupsôsen kai ekharisato autô onoma to huper pan onoma

2:10 LAI TB, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
KJV, That at the name of Jesus every knee should bow, of things in heaven, and things in earth, and things under the earth;
TR, ινα εν τω ονοματι ιησου παν γονυ καμψη επουρανιων και επιγειων και καταχθονιων
Translit, hina en tô onomati iêsou pan gonu kampsê epouraniôn kai epigeiôn kai katakhthoniôn

2:11 LAI TB, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
KJV, And that every tongue should confess that Jesus Christ is Lord, to the glory of God the Father.
TR, και πασα γλωσσα εξομολογησηται οτι κυριος ιησους χριστος εις δοξαν θεου πατρος
Translit, kai pasa glôssa exomologêsêtai hoti kurios iêsous khristos eis doxan theou patros

Setelah menjajaki definisi tentang Allah dan Yesus Kristus, kita akan mencoba menjawab satu pertanyaan lagi.

MENGAPA ALLAH MAU MENJADI MANUSIA?

Bagaimana manusia yang serba terbatas seperti kita ini dapat memahami Allah yang tidak terbatas? Sangat sulit bagi kita untuk memahami hal-hal abstrak seperti kebenaran, kebaikan, atau keindahan kalau kita tidak memiliki contoh-contoh yang tampak oleh mata kita. Kita dapat mengenal keindahan karena kita dapat melihat keindahan itu pada suatu benda yang indah; kita dapat mengenal kebaikan karena kebaikan itu terlihat di dalam diri orang yang baik, dan sebagainya. Tetapi bagaimana dengan Allah? Bagaimana orang dapat mengerti seperti apa Allah itu?

Sampai tahap tertentu kita dapat mengenal Allah kalau Allah mewujudkan diri-NYAdalam suatu bentuk yang dapat dipahami oleh manusia, yaitu dengan menjadikan diri-NYA seorang manusia. Walaupun demikian, memang dalam wujud manusia Ia tidak akan dapat menyatakan sifat-NYA yang kekal dan yang mahahadir -- tidak akan ada waktu dan ruang untuk itu, tetapi IA dapat secara kelihatan menyatakan sifat-sifat-NYA.

Itu adalah berita yang disampaikan di dalam Perjanjian Baru. Rasul Paulus berkata bahwa di dalam Kristus [B]berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allah-an[B] . Kristus menjadi manusia supaya manusia dalam batas-batas tertentu dapat memperoleh pengertian tentang Allah yang tidak terbatas.

Alasan kedua mengapa Allah mau menjadi manusia ialah untuk menjembatani jurang pemisah antara Allah dan manusia. Seandainya Yesus Kristus "hanyalah" seorang manusia atau makhluk ciptaan, maka jurang pemisah antara Allah dan manusia -- antara yang tidak terbatas dan yang terbatas, antara Pencipta dan yang diciptakan, antara Yang Kudus dan yang tidak kudus -- akan tetap ada. Supaya kita dapat mengenal Allah, maka Allah harus turun kepada kita. Tidak ada "makhluk ciptaan" yang dapat menjembatani jurang antara Allah dan manusia, seperti halnya segumpal tanah liat tidak dapat mengerti atau mencapai taraf sang penjunan. Karena kasih, Allah telah turun ke dunia ini, kepada kita. Ia membuka jalan supaya semua orang dapat mengenal Dia.


I. YESUS KRISTUS ADALAH ALLAH
BERDASARKAN KAIDAH BAHASA YUNANI

* Yohanes 1:1
LAI TB, Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
TR, εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος
WH, εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος
Translit Interlinear, en {pada} arkhê {permulaan} ên {Dia adalah} ho logos {Firman itu} kai {dan} ho logos {Firman itu} ên {Dia adalah} pros {ke arah, (sehakekat melekat)} ton theon {Allah itu} kai {dan} theos {Allah} ên {(Dia adalah) adalah} ho logos {Firman itu}

Terjemahan-terjemahan lainnya, bisa kita cek sbb :

Alkitab LAI Terjemahan Lama, "Maka pada awal pertama adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itulah djuga Allah."

Kitab Soetji Indjil 1912, "Kalam telah ada dari moelanja. Kalam itoe bersama-sama dengan Allah, dan Kalam itoe adalah Allah."

Alkitab Shellabear, "Maka pada moelanja ada Perkataan itoe, dan Perkataan itoe beserta dengan Allah, dan Perkataan itoe Allah adanja."

King James Version, "In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God."

New International Version, "In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God."

The Orthodox Jewish Brit Chadasha, "Bereshis was the Dvar Hashem, and the Dvar Hashem was agav Hashem, and the Dvar Hashem was nothing less, by nature, than Elohim! "

The Pesyita Aramaic, "B'RISITA (pada mulanya) 'ITUHI (sudah) HEWA (ada) MELTA (Firman) 'ITUHI (sudah) HEWA (ada) LEWAT (ke pada) 'ALAHA (Allah) V'ALAHA (dan Allah) 'ITUHI (sudah) HEWA (ada) HU (itu) MELTA (Firman)"

The Aramaic New Covenant, "In the beginning (risita) the Word (melta) having (it) been (hewa) and the Word (melta) having (it) been (hewa) unto (lewat) God ('alaha) and God ('alaha) having (it) been (hewa) the Word (melta)."

Salah satu keunikan bahasa Yunani yang merupakan bahasa asli Perjanjian Baru adalah perubahan bentuk kata yang lebih rumit ketimbang bahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia. Hampir sebagian kata Yunani berubah bentuk berdasarkan pemakaiannya dalam kalimat dan maknanya. Salah satu unsur bahasa yang mempengaruhi perubahan bentuk ini dikenal dengan istilah kasus yaitu kategori gramatika dari nomina, frasa nomina, pronomina, atau adjektiva yang menunjukkan hubungannya dengan kata lain dalam konstruksi sintaksis.

Dalam bahasa Inggris, hanya ada tiga kasus: subjektif, obyektif, dan posesif, misalnya pronomina he yang subyektif, berubah menjadi him (obyektif) dan his (posesif). Pronomina ini berubah menurut kasus, tetapi tidak demikian halnya dengan nomina (kata benda). Book (buku) tetap tidak berubah meskipun berfungsi sebagai subyek, obyek langsung atau tidak langsung.

He asked me to gave his books to him.

Bahasa Yunani Alkitab menggunakan lima kasus: nominatif, genitif, akusatif, datif, dan vokatif; bahasa Yunani modern justru menambah kasus datif menjadi lokatif, dan instrumentatif. Hampir seluruh kata Yunani (kecuali preposisi, dan konjungsi) berubah menurut kasus-kasus ini. Sebagai contoh adalah kata Allah ho theos, Inggris: God, dapat dibandingkan dalam keanekaragaman perubahan seperti di bawah ini:

Matius 1:23, kasus nominatif, menandai subyek

μεθ ημων ο θεος
meth hêmon ho theos
Allah menyertai kita
God with us

Matius 5:8, kasus akusatif menandai obyek langsung

αυτοι τον θεον οψονται
autoi ton theon opsontai
Mereka akan melihat Allah
They shall see God

Lukas 2:14, kasus datif menandai obyek tidak langsung

δοξα εν υψιστοις θεω
doxa en hupsistois theô
Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi
Glory to God in the highest

Matius 3:16, kasus genitif menandai sumber atau milik

το πνευμα του θεου
to pneuma tou theou
Roh Allah
Spirit of God

Baik bahasa Indonesia (Allah) maupun bahasa Inggris (God), tidak dijumpai perubahan bentuk kata, tetapi tidak demikian halnya dengan bahasa Yunani karena kita jumpai kata θεος - theos berubah menjadi θεον - theon, θεω - theô, θεου - theou, dan satu lagi θεε - thee, wahai Allah (vokatif, kasus sapaan).

Di samping nomina (kata benda) yang senantiasa berubah bentuk, masih ada satu unsur bahasa yang kelihatannya sepele tetapi amat menentukan, yaitu artikel (kata sandang) yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan si, sang, tersebut, itu, dan dalam bahasa Inggris diterjemahkan dengan the.

Kasus nominatif adalah kasus yang menandai nomina atau sejenisnya sebagai subyek. Jika subyek menggunakan kata kerja to be (Indonesia: adalah, Inggris: am, is, are) yang memberi persamaan antara subyek dengan sesuatu yang lain, maka nomina lain juga muncul dalam bentuk yang sama, dalam kaidah bahasa Yunani disebut sebagai predikat nominatif.

Contoh:

*1 Korintus 10:4

η πετρα ην ο χριστος
hê petra ên ho khristos
Batu karang itu ialah Kristus
that Rock was Christ

Yang menjadi subyek adalah batu karang (πετρα - petra, rock), dan Kristus (χριστος - khristos, Christ) merupakan predikat nominatif.

Dalam bahasa Inggris, subyek nominatif dan predikat nominatif dibedakan dari urut-urutan kata di dalam kalimat, subyek terletak di muka. Tidak demikian halnya dalam bahasa Yunani. Urutan kata dalam bahasa Yunani lebih luwes dan digunakan untuk penegasan/penekanan ketimbang untuk fungsi gramatika. Yang membedakan subyek nominatif dan predikat nominatif adalah artikel (kata sandang). Jika salah satu dari dua nomina memiliki artikel, kata yang memiliki artikel itulah yang menjadi subyek. Jika dua-duanya memiliki artikel, maka yang menempati urutan pertama adalah subyek.

Urutan kata dalam bahasa Yunani lebih mengutamakan penekanan atau penegasan. Secara umum, jika suatu kata diletakkan di muka frasa, hal itu digunakan untuk penekanan. Jika predikat nominatif diletakkan di depan verba, hal itu juga digunakan untuk menegaskan sesuatu. Ilustrasi yang menarik telah dikutip pada bagian awal tulisan ini, dan inilah penggal terakhir yang paling banyak menjadi sorotan:

και θεος ην ο λογος
kai theos ên ho logos
dan – Allah – Dia adalah – Firman itu
and – God – was – the Word

Firman itu (ο λογος - ho logos, the Word) adalah subyek karena kata itu memiliki artikel ο - ho, oleh karena itu Alkitab Terjemahan baik Indonesia maupun Inggris membalikkan penerjemahannya menjadi Firman itu adalah Allah (the Word was God) .

Dua pertanyaan akan timbul sehubungan dengan pembalikan letak subyek nominatif dan predikat nominatif ini:

1. Mengapa kata θεος - theos diletakkan di depan?
2. Mengapa kata θεος - theos tidak menggunakan artikel?

Pembalikan subyek nominatif dan predikat nominatif dengan satu artikel sedangkan nomina lain tidak menggunakan artikel masih dapat dijumpai dalam Yohanes 4:24, πνευμα ο θεος ; pneuma ho theos, Allah itu Roh dan bukan Roh adalah Allah.

Dalam 1 Yohanes 4:16, ο θεος αγαπη εστιν ; ho theos agapê estin, Allah adalah kasih dan bukan kasih adalah Allah.

Demikian pula dalam Yohanes 1:14, ο λογος σαρξ εγενετο ; ho logos sarx egeneto, Firman itu telah menjadi manusia, dan bukan manusia yang menjadi Firman.

Maka, jelas sekali bahwa penulis Injil Yohanes menekankan secara positif:

APA YANG ADALAH ALLAH, FIRMAN ITULAH DIA
WHAT GOD WAS, THE WORD WAS.

 II. YESUS KRISTUS ADALAH ALLAH
BERDASARKAN KAIDAH BAHASA YUNANI

yang walaupun dalam rupa Allah , tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

* Filipi 2:6
LAI TB, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
KJV, Who, being in the form of God, thought it not robbery to be equal with God:
TR, ος εν μορφη θεου υπαρχων ουχ αρπαγμον ηγησατο το ειναι ισα θεω
Interlinear, hos {yang} en {dalam} morphê {rupa/sifat} theou {Allah} huparkhôn {walaupun adalah} oukh {tidak} arpagmon {suatu rampasan/sesuatu yang dipertahankan} êgêsato {menganggap} to {hal} einai {menjadi} isa {yang setara} theô {dengan Allah}

Yang walaupun dalam rupa Allah , ος εν μορφη θεου ; hos en morphê theou.
Kata Yunani μορφη - morphê adalah bentuk sebagaimana seseorang dilihat oleh mata jasmani, penampilan lahiriah. Sebelum mengkaji makna kata ini, ada baiknya kita tinjau beberapa kata yang mengandung makna yang hampir sama yaitu σχημα - skhêma, dan ιδεα - idea.

Kata Yunani σχημα - skhêma adalah pola atau patron , pembentukan fisik yang digunakan untuk membanding sesuatu dengan seseorang.

*1 Korintus 7:31
LAI TB, pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya. Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang (skhêma) akan berlalu.
KJV, And they that use this world, as not abusing it: for the fashion of this world passeth away.
TR και οι χρωμενοι τω κοσμω τουτω ως μη καταχρωμενοι παραγει γαρ το σχημα του κοσμου τουτου
Translit, kai hoi khrômenoi tô kosmô toutô hôs mê katakhrômenoi paragei gar to skhêma tou kosmou toutou

* Filipi 2:8
LAI TB, Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
KJV, And being found in fashion as a man, he humbled himself, and became obedient unto death, even the death of the cross.
TR, και σχηματι ευρεθεις ως ανθρωπος εταπεινωσεν εαυτον γενομενος υπηκοος μεχρι θανατου θανατου δε σταυρου
Translit, kai skhêmati euretheis hôs anthrôpos etapeinôsen heauton genomenos hupêkoos mekhri thanatou thanatou de staurou

Kata Yunani ιδεα - idea sering dihubungkan dengan raut wajah seseorang, bukan keseluruhan fisik, kata ini hanya muncul satu kali dalam Perjanjian Baru Yunani.

* Matius 28:3
LAI TB, Wajahnya (idea) bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.
KJV, TR, ην δε η ιδεα αυτου ως αστραπη και το ενδυμα αυτου λευκον ωσει χιων
Translit, ên de hê idea autou hôs astrapê kai to enduma autou leukon hôsei khiôn

Kata ιδεα - idea semata-mata merujuk kepada penampilan luar. Baik μορφη - morphê maupun σχημα - skhêma lebih luas. Kedua-duanya merujuk kepada penampilan luar, tetapi mencakup kebiasaan, aktivitas dan tindakan pada umumnya. Kata μορφη - morphê juga melibatkan penampilan luar sekaligus hakekat sebelah dalam, hal ini tidak dijumpai pada kata skhêma. μορφη - morphê menyatakan bentuk alami sedangkan σχημα - skhêma merujuk kepada figur.

Baik σχημα - skhêma maupun idea-idea berhubungan dengan bagian luar, σχημα - skhêma lebih luas ruang lingkupnya ketimbang ιδεα - idea, sedangkan μορφη - morphê berhubungan dengan bagian luar yang mencetuskan apa yang ada di dalam.

Kedua kata μορφη - morphê dan σχημα - skhêma digunakan berganti-gantian dalam konteks Filipi 2:6-8. Ayat 6 dan 7 sudah dikutip, dan inilah ayat ke-8.

* Filipi 2:7
LAI TB, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa (morphê) seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
KJV, But made himself of no reputation, and took upon him the form of a servant, and was made in the likeness of men:
TR, αλλ εαυτον εκενωσεν μορφην δουλου λαβων εν ομοιωματι ανθρωπων γενομενος
Translit, all heauton ekenôsen morphên doulou labôn en homoiômati anthrôpôn genomenos

Kembali kepada konteks Filipi 2:6. Jelas sekali Paulus menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Allah secara hakekat.


ADAKAH YESUS MERASA DIRINYA ALLAH ?

Yang Kudus, Juru Selamat, Sang Mesias atau Al-Masih, Tuhan, Anak Allah yang Mahatinggi, adalah gelar-gelar bagi Yesus yang disampaikan melalui Malaikat Gabriel.

Mungkin, anda akan bertanya, "Tetapi, apakah Yesus juga merasa diriNya ilahi, datang dari Surga?" Jangan-jangan Ia tidak sadar, atau tidak tahu-menahu. Melainkan hanya merupakan akibat dari pengkultusan para pengikutNya?

Pertanyaan tersebut adalah penyataan yang bagus dan kritis, dan Yesus bukanlah penunggu bola, dimana Ia lalu baru menjawab pertanyaan manusia yang kebetulan ingin tahu tentang siapa dan darimana Dia datang. Dia sendiri justru berprakarsa dan memancing murid-muridNya untuk bertanya tentang identitasNya :

* Matius 16:15-16

16:15 LAI TB, Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
KJV, He saith unto them, But whom say ye that I am?
TR, λεγει αυτοις υμεις δε τινα με λεγετε ειναι
Translit interlinear, legei {Ia berkata} autois {kepada mereka} humeis de {kamu} tina {(siapakah)} me {Aku} legete einai {mengatakan (nya)}

16:16 LAI TB, Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
KJV, And Simon Peter answered and said, Thou art the Christ, the Son of the living God.
TR, αποκριθεις δε σιμων πετρος ειπεν συ ει ο χριστος ο υιος του θεου του ζωντος
Translit interlinear, apokritheis {menjawab} de {maka} simôn {Simon} petros {Petrus} eipen {berkata} su {Engkau} ei {adalah} ho khristos {Mesias} ho huios {Anak} tou theou {Allah} tou {(yang)} zôntos {hidup}

Yesus segera memuji Petrus, seraya menjelaskan bahwa Allah sendirilah yang mengilhami Petrus menyatakan kebenaran itu :

* Matius 16:17
LAI TB, Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
KJV, And Jesus answered and said unto him, Blessed art thou, Simon Barjona: for flesh and blood hath not revealed it unto thee, but my Father which is in heaven.
TR, και αποκριθεις ο ιησους ειπεν αυτω μακαριος ει σιμων βαρ ιωνα οτι σαρξ και αιμα ουκ απεκαλυψεν σοι αλλ ο πατηρ μου ο εν τοις ουρανοις
Translit interlinear, kai {dan} apokritheis {menjawab} ho iêsous {Yesus} eipen {berkata} autô {kepada dia} makarios {yang diberkati} ei {engkau adalah} simôn {Simon} bar iôna {anak Yona} hoti {sebab} sarx {(manusia dari) daging} kai {dan} haima {darah} ouk {bukan} apekalupsen {menyatakan} soi {kepadamu} all {melainkan} ho patêr {Bapa} mou {Ku} ho {(yang)} en {di} tois ouranois {surga}

Jadi, benar bahwa Yesus tahu persis siapa DiriNya yang ilahi!

Sekarang, marilah kita dengan hati yang terbuka, belajar memahami lebih lanjut tentang Yesus sebagaimana Yesus sendiri mengkonfirmasikan diriNya dalam pelbagai gelar, sifat dan keberadaanNya yang ilahi itu.


1. SADAR AKAN KEKUDUSAN?

Gelar "Yang Kudus" disampaikan oleh Malaikat Gabriel :

* Lukas 1:35

LAI TB, Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου
Translit interlinear, kai {lalu} apokritheis {menjawab} ho {itu} aggelos {Malaikat} eipen {berkata} autê {kepadanya} pneuma {Roh} hagion {Kudus} epeleusetai {akan datang} epi {atas} se {mu} kai {dan} dunamis {kuasa} upsistou {Yang Mahatinggi} episkiasei {akan menaungi} soi {engkau} dio {karena itu} kai {juga} to {yang} gennômenon {dilahirkan} agion {Kudus} klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah}

Gelar Kudus ini bukan dalam istilah etika umum, semacam saleh, bersih, takut akan Allah, dekat dengan Allah dll. Melainkan kudusnya Allah, Sang Kudus, suatu sifat dasar Allah, tanpa dosa dan tanpa berbuat dosa, dan yang berasal dari ZatNya Allah sendiri. Lebih jauh, Sang Kudus sebagai pusat kekudusan juga mampu dan siap meng-kudus-kan orang-orang yang dengan sepenuh hatinya meminta pengampunan kepadaNya. Gelar dengan hakekat ini tidak pernah bisa disandangkan kepada manusia. Hanya Tuhanlah yang kudus dari diriNya, dan tak satupun manusia itu kudus. "Kekudusan" manusia hanyalah perolehan dalam batas, batas tertentu.

Yesus sadar bahwa Ia disebut Kudus (Suci), sekudus Allah yang tak membutuhkan (dan tak pernah meminta) pengampunan dari Bapa. Ia malahan mengundang orang-orang yang memusuhiNya dengan berkata :

* Yohanes 8:46
LAI TB, Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku
KJV, Which of you convinceth me of sin? And if I say the truth, why do ye not believe me?
TR, τις εξ υμων ελεγχει με περι αμαρτιας ει δε αληθειαν λεγω διατι υμεις ου πιστευετε μοι
Translit interlinear, tis {siapakah} ex {dari} humôn {kamu} elegkhei {membuktikan bersalah} me {Aku} peri {karena} hamartias {suatu dosa?} ei {jika} de alêtheian {kebenaran} legô {Aku mengatakan} diati {mengapakah} humeis {kamu} ou {tidak} pisteuete {percaya} moi {kepada-Ku?}

Terhadap tantangan yang diberikan Yesus, musuh-musuhNya-pun yang menyanggahiNya tidak bisa membuktikan bahwa Yesus berbuat dosa. Padahal mereka selalu mencari-cari kesalahan Yesus.

Murid-muridNya pun tahu bahwa Yesus itu kudus :

* Yohanes 6:68-69
6:68 LAI TB, Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal;

6:69 LAI TB, dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."
NIV, We believe and know that you are the Holy One of God."
WH, και ημεις πεπιστευκαμεν και εγνωκαμεν οτι συ ει ο αγιος του θεου
Interlinear, kai {dan} hêmeis {kami} pepisteukamen {percaya} kai {dan} egnôkamen {telah tahu} hoti {bahwa} su {Engkaulah} ei ho hagios {Yang Kudus} tou theou {dari Allah}

Setan-setanpun tahu bahwa Yesus itu kudus, ini pernah terjadi ketika suatu saat yesus mengajar di rumah Ibadah (Sinagoga) diamana ada orang yang dirasuki setan, Dibawah ini terdapat teriakan iblis yang terpaksa harus mengakui jati-diri Yesus bahwa Yesus adalah Yang Kudus dari Allah.

* Lukas 4:33-36
4:33 Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras:

4:34 LAI TB, "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
KJV, Saying, Let us alone; what have we to do with thee, thou Jesus of Nazareth? art thou come to destroy us? I know thee who thou art; the Holy One of God.
TR, λεγων εα τι ημιν και σοι ιησου ναζαρηνε ηλθες απολεσαι ημας οιδα σε τις ει ο αγιος του θεου
Interlinear, legôn {berkata} ea {ah/ biarkanlah} ti hêmin kai soi {apa urusanmu dengan kami} iêsou {hai Yesus} nazarêne {orang Nazareth?} êlthes {Engkau datang} apolesai {untuk membinasakan} hêmas {kami?} oida {aku tahu} se tis {siapa Engkau} ei ho hagios {Yang Kudus} tou theou {dari Allah}

4:35 Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
4:36 Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar."

Setan mengakui bahwa Yesus bergelar "Yang Kudus" .
Dimanapun, pengakuan pihak musuh yang paling-musuh itulah yang tak bisa ditolak lagi oleh mitra dan sekondannya : , bandingkan dengan ayat ini :

* Markus 3:11
LAI TB, Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah.
KJV, And unclean spirits, when they saw him, fell down before him, and cried, saying, Thou art the Son of God.
TR, και τα πνευματα τα ακαθαρτα οταν αυτον εθεωρει προσεπιπτεν αυτω και εκραζεν λεγοντα οτι συ ει ο υιος του θεου
Translit interlinear, kai {adapun} ta pneumata {roh-roh} ta akatharta {jahat} hotan {setiap kali} auton {Dia} etheôrei {mereka melihat} prosepipten {bersujud didepan} autô {Dia} kai {dan} ekrazen {berteriak} legonta {berkata} hoti su ei {Engkaulah} ho huios {Anak} tou theoup {Allah}

 2. SADAR AKAN GELAR ILAHI?

Kembali Yesus mengkonfirmasikan keilahian diriNya :

* Yohanes 13:13-14

13:13 LAI TB, Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
KJV, Ye call me Master and Lord: and ye say well; for so I am.
TR, υμεις φωνειτε με ο διδασκαλος και ο κυριος και καλως λεγετε ειμι γαρ
Translit interlinear, humeis {kamu} phôneite {menyebut} me {Aku} ho didaskalos {Guru} kai {dan} ho kurios {Tuhan} kai {dan} kalôs {dengat tepat} legete {kamu berkata} eimi {Akulah (Guru dan Tuhan)} gar {sebab}

13:14 LAI TB, Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;
KJV, If I then, your Lord and Master, have washed your feet; ye also ought to wash one another's feet.
TR, ει ουν εγω ενιψα υμων τους ποδας ο κυριος και ο διδασκαλος και υμεις οφειλετε αλληλων νιπτειν τους ποδας
Interlinear, hei {jika} oun {karena itu} egô {Aku} enipsa {membasuh} humôn {mu} tous podas {kaki-kaki} ho kurios {sebagai Tuhan} kai {dan} ho didaskalos {Guru} kai {juga} humeis {kamu} opheilete {wajib} allêlôn {satu dengan yang lain (saling)} niptein {membasuh} tous podas {kaki-kaki}

13:15 LAI TB, sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
KJV, For I have given you an example, that ye should do as I have done to you.
TR, υποδειγμα γαρ εδωκα υμιν ινα καθως εγω εποιησα υμιν και υμεις ποιητε
Translit interlienar, upodeigma {teladan} gar {sebab} edôka {aku telah memberikan} humin {kepada kamu} hina {supaya} kathôs {seperti} egô {Aku} epoiêsa {telah berbuat} humin {kepada kamu} kai {juga} humeis {kamu} poiête {berbuat}

Disini, Yesus menyadari diriNya sebagai Pengajar maupun Penguasa.
Sebagai κυριος – KURIOS atas semesta Alam, bandingkan dengan ayat ini :

* Matius 28:18
LAI TB, Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
KJV, And Jesus came and spake unto them, saying, All power is given unto me in heaven and in earth.
TR, και προσελθων ο ιησους ελαλησεν αυτοις λεγων εδοθη μοι πασα εξουσια εν ουρανω και επι γης
Translit interlinear, kai {lalu} proselthôn {datang mendekati} ho iêsous {Yesus} elalêsen {berbicara} autois {dengan mereka} legôn {berkata} edothê {telah diberikan} moi {kepada-Ku} pasa {semua} exousia {kuasa} en {di} ouranô {langit} kai {dan} epi {diatas} gês {bumi}

Karena peran sebagai Guru dan Tuhan inilah, maka Yesus mewajibkan murid-muridNya untuk berbuat yang sama seperti yang telah diteladankanNya kepada mereka.

Yesus juga diberi gelar Imanuel, yang berarti "Allah menyertai kita". Ternyata Yesus juga sadar atas gelar peruntukan ini :

* Matius 28:20
LAI TB, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
KJV, Teaching them to observe all things whatsoever I have commanded you: and, lo, I am with you alway, even unto the end of the world. Amen.
TR, διδασκοντες αυτους τηρειν παντα οσα ενετειλαμην υμιν και ιδου εγω μεθ υμων ειμι πασας τας ημερας εως της συντελειας του αιωνος αμην
Translit Interlinear, didaskontes {ajarlah} autous {mereka} têrein {menuurt} panta {semua yang} hosa eneteilamên {Aku telah perintahkan} humin {kepadamu} kai {dan} idou {perhatikanlah} egô {Aku} meth {menyertai} humôn {kamu} eimi pasas {senantiasa} tas hêmeras heôs {sampai} tês sunteleias {akhir} tou aiônos {zaman} amen {amin}

Ketika Yesus mengklaim dirinya sebagai "Gembala yang baik" yangs etia menuntun domba-dombaNya hingga memberikan nyawaNya. Dan itu dibuktikanNya dalam penyelamatan semua murid-muridNya ketika Ia sendiri justru hendak ditangkap oleh prajurit.

* Yohanes 18:7-8
18:7 Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata mereka: "Yesus dari Nazaret."
18:8 Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka (murid-muridNya) ini pergi."

Dengan demikian, terbebaslah mereka (para murid) itu dari penangkapan!

 3. SADAR RUANG-ASALNYA?

Yesus membuka rahasia asalnya disini :

* Yohanes 8:23, 42

8:23 LAI TB, Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
KJV, And he said unto them, Ye are from beneath; I am from above: ye are of this world; I am not of this world.
TR, και ειπεν αυτοις υμεις εκ των κατω εστε εγω εκ των ανω ειμι υμεις εκ του κοσμου τουτου εστε εγω ουκ ειμι εκ του κοσμου τουτου
Translit interlinear, kai {lalu} eipen {Ia berkata} autois {kepada mereka} humeis {kamu} ek tôn {dari} katô {bawah} este {berasal} egô {Aku} ek {dari} tôn anô {Atas} eimi {(berasal)} humeis {kamu} ek {dari} tou kosmou {dunia} toutou {ini} este {berasal} egô {Aku} ouk {bukan} eimi ek {(berasal dari)} tou kosmou {dunia} toutou {ini}

8:42 LAI TB, Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.
KJV, Jesus said unto them, If God were your Father, ye would love me: for I proceeded forth and came from God; neither came I of myself, but he sent me.
TR, ειπεν ουν αυτοις ο ιησους ει ο θεος πατηρ υμων ην ηγαπατε αν εμε εγω γαρ εκ του θεου εξηλθον και ηκω ουδε γαρ απ εμαυτου εληλυθα αλλ εκεινος με απεστειλεν
Translit interlinear, eipen {berkata} oun autois {kepada mereka} ho iêsous {Yesus} ei {jika} ho theos {Allah} patêr {Bapa} humôn {mu} ên {adalah} êgapate an {kamu tentu sudah mengasihi} eme {Aku} egô {Aku} gar {sebab} ek {dari} tou theou {Allah} exêlthon {keluar} kai {dan} êkô {tiba (ada disini)} oude {bukan} gar {sebab} ap hemautou {(kehendak) Ku sendiri} elêlutha {Aku tiba (ada disini)} all {melainkan} ekeinos {(Dia) itu} me {Aku} apesteilen {telah mengutus}

Siapakah manusia yang bukan berasal dari dunia ini?
Siapakah manusia yang mampu mengklaim bahwa ia ada didalam diri Allah, dan dari diri Allah-lah ia keluar dan datang?

Kelahiran Yesus bukan dari gen-dunia, bukan berasal dari dunia ini, dan tidak berakhir mati menjadi debu dunia. Ia kembali kepada BapaNya di Surga. Dan itu dibuktikan ketika Ia terangkat ke Surga, disaksikan para pengikutNya. Dua Malaikat berkata kepada mereka :

* Kisah 1:11
LAI TB, dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."
KJV, Which also said, Ye men of Galilee, why stand ye gazing up into heaven? this same Jesus, which is taken up from you into heaven, shall so come in like manner as ye have seen him go into heaven.
TR, οι και ειπον ανδρες γαλιλαιοι τι εστηκατε εμβλεποντες εις τον ουρανον ουτος ο ιησους ο αναληφθεις αφ υμων εις τον ουρανον ουτως ελευσεται ον τροπον εθεασασθε αυτον πορευομενον εις τον ουρανον
Translit interlinear,, hoi {yang} kai {juga} eipon {berkata} andres {(hai) orang-orang} galilaioi {Galilea} ti {mengapa} estêkate {kamu berdiri} emblepontes {memandang} eis ton ouranon {langit?} houtos {ini} ho iêsous {Yesus} ho {yang} analêphtheis {diangkat} aph {dari} humôn {kamu} eis {ke} ton ouranon {langit} houtôs {demikian} eleusetai {akan datang} hon tropon {sama seperti} etheasasthe {kamu melihat} auton {Dia} poreuomenon {pergi} eis ton ouranon {ke langit}

ini semua adalah peristiwa yang membelalakkan mata. Sedasyat itupun, namun tegar-tengkuknya manusia telah menutup mata dan telinga mereka untuk percaya. Pantaslah Yesus dalam misiNya berkata berkali-kali kepada sidang pendengarNya, dan kini kepada Anda dan saya : "Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!" (Matius 11:15; 13:9; 13:43 ; Markus 7:16, dll )

4. SADAR AKAN WAKTU-ASALNYA?

Sekalipun akan dianggap menghujat Allah, dan menghadapi ancaman rajam-batu dari orang-orang Yahudi. Yesus harus berkata apa adanya :

* Yohanes 8:58
LAI TB, Kata Yesus kepada mereka: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.'
KJV, Jesus said unto them, Verily, verily, I say unto you, Before Abraham was, I am.
TR, ειπεν αυτοις ο ιησους αμην αμην λεγω υμιν πριν αβρααμ γενεσθαι εγω ειμι
Translit interlinear, eipen {berkata} autois {kepada mereka} ho iêsous {Yesus} amên {sesungguhnya} amên {sesungguhnya} legô {Aku berkata} humin {kepadamu} prin {sebelum} abraam {Abraham} genesthai {lahir} egô {Aku} eimi {Ada}

Yesus Kristus membuat pernyataan yang tegas dalam jawabnya, merujuk kepada keberadaan mutlak. Kedua kata kerja γενεσθαι - genesthai dari γινομαι - ginomai, ada, menjadi, dan eimi, kata kerja to be yang juga bermakna ada, eksis, mengungkapkan perbedaan dan merujuk kepada kelebihagungan Kristus. Kontras sekali antara genesthai dalam tense aorist (mirip dengan past tense Inggris) dengan ειμι - eimi yang present tense. εγο ειμι - egô eimi, Aku ada mencerminkan bahwa Yesus Kristus tidak terikat dengan waktu.

Lebih lanjut, kata εγο ειμι - egô eimi (Aku ada, I am, Ibrani אֲנִי־הוּא - ANI HU ) bukan istilah biasa, melainkan istilah yang dipahami oleh orang-orang Yahudi untuk jati diri keilahian.

Dengan istilah εγο ειμι - egô eimi (Aku ada, I am, Ibrani אֲנִי־הוּא - ANI HU ), Yesus secara sadar telah menempatkan diriNya sama dengan Allah. Kata "Aku Ada" atau "I Am" yang mungkin dirasakan sebagian besar dari kita sebagai kata "biasa" namun dalam pengertian latar belakan Yudaisme kata ini telah dianggap menghujat Allah, jika diucapkan oleh orang-biasa. Sehingga ketika Yesus mengucapkan εγο ειμι - egô eimi (Aku ada, I am, Ibrani ANI HU), Ia menadapat ancaman hukum rajam. Namun Ia harus mengatakanNya demikian, sebab memang Dia adalah Allah.

Terimakasih,
TUHAN YESUS memberkati kita semua,
Amin.

1 komentar:

  1. Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja." (Mark 13:32)

    Ayat alkitab tidak menyata tentang Yesus tidak memberitahu soal hari kiamat, tapi jelas menyatakan dia tidak tahu . Maka persoalan timbul , apakah tiga tuhan sama darjatya? atau Sang bapa sahaja yang teragung memandang kan pengetahuan sang bapa melangkaui Yesus?

    Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah (Sang bapa?) saja. (Mark 10:18)

    Jelas Yesus bukan Allah dan tidak setanding Allah

    BalasHapus